Sinergi Kokam, Banser, dan Garfa Amankan Gebyar Muharam MUI Depok 

  • Jun 27, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Sinergi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Garda Fatayat (Garfa) turut mengamankan pelaksanaan Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Jumat (26/6/2026). 

Kehadiran personel dari ketiga organisasi tersebut mendukung kelancaran kegiatan sehingga ratusan jemaah dapat mengikuti rangkaian acara dengan aman dan tertib.

Senior Kokam Depok, Sukirman, mengatakan keterlibatan Kokam dalam pengamanan merupakan bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan umat.

“Menjaga keamanan kegiatan masyarakat merupakan salah satu bentuk pelayanan kami. Ketika situasi berlangsung tertib dan kondusif, masyarakat dapat beribadah serta mengikuti kegiatan dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan dilaksanakan secara terpadu bersama Banser dan Garfa dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan semangat saling membantu. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Sunhaji, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Kokam, Banser, dan Garfa yang telah berperan aktif mengawal pelaksanaan Gebyar Muharam hingga berjalan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengabdian seluruh personel yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan umat, di mana berbagai organisasi dapat bersinergi dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antarelemen umat merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. MUI akan terus mendorong terjalinnya kerja sama yang baik dengan berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Sleman yang religius, aman, dan berkeadaban. (Athiful/KIM Depok)