250 Personel Hadrah Zanisti Kapanewon Depok Pukau Jemaah Gebyar Muharam
- Jun 27, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Sebanyak 250 personel hadrah Zahratun Nisa’ Sleman Timur (Zanisti) Kapanewon Depok memukau sekitar 900 jamaah Gebyar Muharam 1448 Hijriah di Pendopo Kapanewon Depok, Jumat (26/6/2026).
Penampilan group hadrah yang membawakan lantunan shalawat dan lagu-lagu Islami tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam menyemarakkan Tahun Baru Islam sekaligus memperkuat syiar keagamaan di tengah masyarakat.
Ketua Zanisti, Hj. Sudarwinanti, mengatakan Zanisti merupakan kelompok hadrah yang beranggotakan jamaah perempuan dari wilayah Sleman Timur. Pada tahun 2026, Zanisti genap berusia 12 tahun dan terus berkomitmen menjadikan seni hadrah sebagai media dakwah yang menebarkan nilai-nilai Islam yang damai, mempererat ukhuwah, serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Selama 12 tahun kami berupaya istikamah menjadikan hadrah sebagai sarana syiar Islam. Melalui lantunan shalawat, kami berharap masyarakat semakin mencintai Rasulullah, memperkuat keimanan, sekaligus menjaga kebersamaan dan kerukunan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan 250 personel menunjukkan besarnya antusiasme anggota untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan. Menurutnya, hadrah bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi juga menjadi media pembinaan umat yang mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan cara yang santun, sejuk, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai seni hadrah dan menjadikannya sebagai wadah berkegiatan positif. Dengan demikian, syiar Islam dapat terus berkembang seiring tumbuhnya karakter masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghargai,” katanya.
Lebih lanjut, Sudarwinanti menilai kolaborasi antara kelompok hadrah, organisasi keagamaan, dan pemerintah menjadi langkah penting dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan keagamaan yang dikemas melalui seni budaya mampu menghadirkan ruang silaturahmi, memperkuat persatuan, sekaligus menanamkan nilai-nilai moderasi, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Sleman yang menempatkan nilai religius, kebudayaan, dan partisipasi masyarakat sebagai modal pembangunan, keberadaan Zanisti diharapkan terus memberi kontribusi positif dalam membangun masyarakat yang harmonis, berkarakter, dan berdaya.
“Melalui syiar Islam yang menyejukkan, seni hadrah menjadi salah satu kekuatan sosial yang mampu memperkokoh persatuan sekaligus mendukung terwujudnya Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)