Sedekah Sampah Tani Mulyo Libatkan Anak Muda Kelola Sampah Bernilai Ekonomi
- Jul 12, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Gerakan Sedekah Sampah Tani Mulyo Padukuhan Ringinsari, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, terus mendorong kepedulian warga terhadap pengelolaan sampah dari sumbernya. Kegiatan ini dilakukan dengan mengumpulkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi dari rumah-rumah warga.
Petugas Pendamping Pengolahan Sampah (P3S) Kalurahan Maguwoharjo, Sri Rahayu, mengatakan bahwa Sedekah Sampah Tani Mulyo sepenuhnya digerakkan oleh anak-anak muda lokal yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan.
Menurutnya, para pemuda tersebut menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi rumah warga untuk mengumpulkan sampah anorganik. Pola ini dinilai efektif karena memudahkan warga berpartisipasi sekaligus memperkuat kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.
“Sedekah Sampah Tani Mulyo ini sepenuhnya digerakkan oleh tangan-tangan kreatif anak-anak muda lokal yang memiliki kepedulian luar biasa terhadap isu lingkungan,” ujarnya, Ahad (12/7/2026).
Ia menjelaskan, sampah yang terkumpul kemudian dipilah bersama dengan teliti. Pemilahan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan sampah yang masih bernilai ekonomi dapat dimanfaatkan kembali dan tidak langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Langkah ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.
“Dengan cara tersebut, sampah yang semula dianggap tidak berguna dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai manfaat,” jelasnya.
Sri Rahayu menambahkan, keterlibatan anak muda dalam gerakan lingkungan menjadi modal penting bagi perubahan perilaku masyarakat. Kepedulian tersebut menunjukkan bahwa penanganan sampah dapat dilakukan secara kolektif melalui langkah sederhana, terukur, dan berkelanjutan.
“Ketika anak muda sudah bergerak dan peduli, penanganan sampah bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan sebuah gerakan perubahan yang nyata,” katanya.
Melalui gerakan Sedekah Sampah Tani Mulyo, masyarakat Ringinsari diharapkan semakin terbiasa memilah sampah dari rumah serta memperkuat budaya peduli lingkungan di tingkat padukuhan. (Athiful/KIM Depok)