UMKM Kapanewon Depok Dibekali Teknik Pengemasan Vakum Makanan
- Jul 22, 2026
- KIM Depok
- Budaya, Inspirasi
SLEMAN. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kapanewon Depok Kabupaten Sleman memperoleh pembekalan teknik pengemasan vakum makanan melalui kegiatan Sekolah Rabu Kapanewon Depok yang berlangsung di Ruang PKK, Rabu (22/7/2026). Pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas, keamanan, dan daya saing produk pangan olahan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Depok, Fransiskus Suhyadi, mengatakan Sekolah Rabu menjadi sarana peningkatan kapasitas masyarakat melalui materi yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM. Menurutnya, penguasaan teknik pengemasan pangan merupakan salah satu langkah penting untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.
Materi disampaikan oleh praktisi frozen food, Angga Kusuma Arybowo. Ia menjelaskan bahwa teknik pengemasan vakum dilakukan dengan mengeluarkan oksigen dari dalam kemasan sehingga dapat memperlambat proses oksidasi, menghambat pertumbuhan mikroorganisme, serta mempertahankan mutu, rasa, tekstur, dan kandungan gizi produk.
“Teknologi vakum dapat membantu pelaku UMKM menghasilkan produk yang memiliki daya simpan lebih lama tanpa mengurangi kualitasnya, sehingga peluang pemasaran menjadi lebih luas,” ujarnya.
Selain itu, Angga menjelaskan bahwa teknik vakum juga mampu mengurangi risiko freezer burn, menjaga kebersihan produk, serta menghemat ruang penyimpanan. Penerapannya dapat dilakukan mulai dari metode manual hingga menggunakan mesin vakum sederhana maupun semiotomatis sesuai kapasitas produksi masing-masing pelaku usaha.
Dalam sesi pembelajaran, peserta memperoleh penjelasan mengenai tahapan pengemasan, mulai dari persiapan produk, proses vakum, pengecekan hasil penyegelan, hingga penyimpanan pada suhu beku sekitar minus 18 derajat Celsius untuk menjaga kualitas produk. Peserta juga diingatkan pentingnya memperhatikan aspek legalitas pangan olahan serta sistem distribusi rantai dingin (cold chain) agar mutu produk tetap terjaga selama proses pemasaran.
Melalui pembekalan tersebut, UMKM Kapanewon Depok diharapkan semakin mampu menerapkan teknologi pengemasan yang tepat sehingga menghasilkan produk pangan olahan yang aman, berkualitas, memiliki masa simpan lebih panjang, serta berdaya saing di pasar regional maupun nasional. (Athiful/KIM Depok)