Sedekah Sampah Ngepos Asri Dorong Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
- May 29, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Warga Padukuhan Karangploso, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, menggelar Gerakan Sedekah Sampah Ngepos Asri, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi upaya masyarakat dalam mengurangi volume sampah dari tingkat rumah tangga sekaligus mengubah sampah bernilai ekonomi menjadi manfaat sosial.
Ketua Sedekah Sampah Ngepos Asri, Jubaidi, mengatakan bahwa gerakan tersebut dilakukan dengan mengumpulkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis, seperti botol plastik, kertas, minyak jelantah, dan logam.
Sampah yang terkumpul kemudian disetorkan untuk didaur ulang, sementara hasil penjualannya digunakan untuk kegiatan sosial, keagamaan, maupun operasional lingkungan.
“Sedekah sampah ini menjadi ikhtiar bersama agar warga tidak hanya membuang sampah, tetapi mulai memilah dan melihat nilai manfaatnya. Hasilnya bisa kembali untuk kepentingan warga,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar bahwa sampah merupakan tanggung jawab bersama.
Pemilahan dari rumah dinilai penting karena dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mendorong kemandirian warga dalam mengelola lingkungan.
Ia menjelaskan, sampah anorganik yang selama ini kerap dianggap tidak berguna sebenarnya dapat menjadi tabungan sosial apabila dikelola secara tertib.
Dana hasil penjualan sampah dapat dimanfaatkan untuk mendukung kas RT, bantuan sosial, atau kebutuhan bersama di lingkungan masyarakat.
Gerakan Sedekah Sampah Ngepos Asri juga diharapkan mampu memperkuat budaya gotong royong warga.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak membangun kebiasaan sederhana dari rumah, yakni memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang atau disetorkan.
“Harapannya, warga semakin terbiasa memilah sampah dari rumah. Dengan begitu, lingkungan menjadi lebih bersih, pengelolaan sampah lebih mandiri, dan manfaat ekonominya dapat dirasakan bersama,” katanya.
Melalui gerakan tersebut, warga Karangploso berupaya menghadirkan pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi nilai sosial bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap sampah dapat dimulai dari langkah kecil di tingkat rumah tangga. (Athiful/KIM Depok)