Pembinaan Linmas Kapanewon Depok Perkuat Kesiapsiagaan Satlinmas

  • May 13, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Pemerintah Kapanewon Depok Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan pembinaan Linmas Kapanewon Depok sebagai upaya meningkatkan kapasitas, pemahaman, serta kesiapsiagaan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat atau Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pembinaan ini, peserta mendapatkan materi mengenai dasar hukum, tugas pokok, dan fungsi Linmas. Materi tersebut mencakup peran Linmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, membantu penanggulangan bencana, mendukung pengamanan Pemilu dan Pilkades, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, menyampaikan bahwa Satlinmas memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam membantu pemerintah menjaga ketenteraman masyarakat di wilayah masing-masing. Menurutnya, keberadaan Linmas harus terus diperkuat melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Linmas merupakan unsur penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan perlindungan masyarakat. Melalui pembinaan ini, kami berharap anggota Satlinmas semakin memahami tugasnya, semakin sigap, dan mampu hadir di tengah masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, ungkap Rakhmat, Kapanewon Depok berharap anggota Satlinmas semakin siap dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat, sekaligus mampu menjadi mitra strategis pemerintah kapanewon, kalurahan, dan padukuhan dalam menjaga ketenteraman wilayah.

“Antusiasme dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan komitmen anggota Satlinmas untuk terus meningkatkan kapasitas dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” paparnya.

Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Depok, Deni Irwandi, menegaskan bahwa pembinaan ini tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman secara teoritis, tetapi juga membangun kesiapan mental, kedisiplinan, dan koordinasi antaranggota Linmas.

“Satlinmas perlu memiliki kesiapsiagaan yang baik, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi kedaruratan. Karena itu, pemahaman terhadap tugas, koordinasi di lapangan, serta kemampuan merespons situasi menjadi hal yang sangat penting,” katanya. (Athiful/KIM Depok)