Pembinaan Karang Taruna Kapanewon Depok Dorong Kreativitas dan Etika Konten Digital
- Apr 27, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Sosial menyelenggarakan pembinaan Karang Taruna Kapanewon Depok di Sasana Anglocita Tama, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas generasi muda dalam berorganisasi sekaligus mendorong peran aktif Karang Taruna dalam pembangunan kesejahteraan sosial di tingkat kapanewon.
Pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi anggota Karang Taruna, khususnya dalam menghadapi dinamika perkembangan digital, termasuk pemanfaatan media sosial secara bijak, produktif, dan bernilai edukatif.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi generasi muda agar mampu menghadirkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, menekankan pentingnya keseimbangan antara kreativitas dan etika dalam produksi konten digital.
Menurutnya, para kreator konten di kalangan Karang Taruna harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai edukasi di samping orientasi ekonomi.
“Konten kreator tidak boleh meninggalkan etika dan unsur edukasi, sekaligus tetap mampu menghasilkan nilai ekonomi. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda,” ujarnya.
Ia juga mendorong anggota Karang Taruna untuk terus menggali ide dan inovasi dalam menciptakan konten yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan anak muda.
Konten yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi sarana hiburan sekaligus media penyampaian nilai-nilai positif.
Lebih lanjut, Rakhmat mengingatkan agar seluruh peserta dapat memanfaatkan materi dan wawasan yang diperoleh dari narasumber secara optimal, serta memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program kerja organisasi agar semakin adaptif dan berdampak di tengah masyarakat.
Sementara Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Novianto Fajar Sidiq, menegaskan bahwa Karang Taruna merupakan mitra strategis pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
Oleh karena itu, sinergi antara Karang Taruna dan Dinas Sosial terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pembinaan, monitoring, dan pendataan.
“Karang Taruna selama ini selalu bersinergi dengan Dinas Sosial, baik dalam aktivitas sosial maupun dalam proses pembinaan dan pendampingan. Peran ini sangat penting dalam mendukung penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, dominasi generasi muda dalam struktur Karang Taruna menjadi potensi besar untuk melahirkan berbagai gagasan kreatif dan inovatif.
Hal tersebut diharapkan mampu memperkuat eksistensi Karang Taruna sebagai agen perubahan sosial yang responsif terhadap perkembangan zaman. (Athiful/KIM Depok)