Panewu Depok Ajak ASN Ramaikan Pasar Rakyat Lewat Program GEMPAR
- Apr 24, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, mengajak seluruh aparatur di wilayahnya untuk berpartisipasi aktif dalam Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan belanja bersama di Pasar Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (24/4/2026), yang diikuti oleh jajaran kapanewon.
Rakhmat menegaskan bahwa pelaksanaan GEMPAR ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Sleman Nomor 0262 Tahun 2026. Melalui surat edaran tersebut, seluruh ASN dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman didorong untuk berbelanja di pasar rakyat sebagai upaya nyata mendukung pelaku usaha lokal.
“Gempar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen bersama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang pasar tradisional,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran ASN sebagai motor penggerak dalam menumbuhkan aktivitas ekonomi di pasar rakyat. Menurutnya, langkah sederhana seperti berbelanja di pasar tradisional memiliki dampak besar terhadap keberlangsungan usaha masyarakat kecil.
“Kami mengajak seluruh ASN, Non ASN, dan masyarakat untuk bersama-sama meramaikan pasar rakyat. Dengan berbelanja di pasar tradisional, kita turut membantu meningkatkan pendapatan pedagang sekaligus memperkuat ekonomi lokal,” tambahnya.
Program Gempar diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai strategi mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) sekaligus memperkuat keberadaan pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini ke-147, Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, serta Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 PKK.
Dengan keterlibatan aktif ASN dan Non ASN dalam berbelanja di pasar tradisional, diharapkan terjadi peningkatan transaksi yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Rakhmat mengingatkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan partisipasi bersama.
“Kalau pasar rakyat ramai, maka ekonomi masyarakat juga akan bergerak. Ini bagian dari gotong royong kita membangun daerah,” tegasnya. (Athiful/KIM Depok)