PDM Sleman Dorong Pembibitan Atlet Lewat Kejuaraan Tapak Suci

  • Apr 24, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman melalui Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) kembali menggelar Kejuaraan Tapak Suci antar pelajar tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Sleman dalam ajang “PDM Sleman Competition #3”.

Kegiatan yang berlangsung di Sleman City Hall pada Jumat hingga Ahad (24–26/4/2026) ini diikuti sekitar 750 peserta dari berbagai sekolah dan perguruan Tapak Suci di Kabupaten Sleman. 

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap olahraga bela diri pencak silat, khususnya Tapak Suci.

Kejuaraan ini merupakan agenda rutin yang telah diselenggarakan sejak tahun 2024 sebagai bentuk komitmen PDM Sleman dalam mendukung pembinaan dan penjaringan bibit atlet muda. 

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan pelajar.

Tapak Suci merupakan perguruan seni bela diri pencak silat yang memiliki akar historis kuat, berlandaskan Al-Qur’an dan hadis, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta menjadi organisasi otonom di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Sekretaris PDM Sleman, Arif Mahfud, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan kader Muhammadiyah yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki militansi, integritas, dan prestasi untuk masa depan.

Ia juga menyoroti kondisi sosial remaja saat ini yang dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti kenakalan remaja, tawuran, perkelahian, hingga aksi kekerasan jalanan. 

Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan upaya nyata untuk membekali generasi muda dengan keimanan, kekuatan mental, serta kesalehan sosial.

“Melalui Tapak Suci, kita tidak hanya melatih kemampuan bela diri, tetapi juga memperkuat akidah, membentuk karakter, dan menanamkan nilai-nilai dakwah yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat,” ungkapnya, Jum’at (24/4/2026).

Lebih lanjut, Arif menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. 

Ia berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mewakili Kabupaten Sleman di tingkat provinsi hingga kancah internasional.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Heru Saptono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Heru menilai Tapak Suci selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kontingen olahraga Kabupaten Sleman di berbagai ajang kompetisi.

“Tapak Suci merupakan salah satu cabang pencak silat yang konsisten menyumbang prestasi bagi Kabupaten Sleman. Kami berharap ke depan semakin banyak generasi muda yang tertarik dan terlibat dalam olahraga ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran strategis dalam mengarahkan energi generasi muda ke arah yang positif, sehingga dapat mengurangi potensi keterlibatan dalam aktivitas negatif.

Pemerintah Kabupaten Sleman, lanjutnya, mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet daerah sekaligus penguatan karakter generasi muda.

Menutup sambutannya, Heru berpesan kepada seluruh peserta untuk bertanding dengan menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas. 

“Raih kemenangan dengan cara yang terhormat, karena prestasi sejati lahir dari proses yang jujur dan disiplin,” pesannya.

Melalui ajang ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah. (Athiful/KIM Depok)