Warga Sleman Dibekali Keterampilan Membuat MOL
- Jul 18, 2026
- KIM Depok
- Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan
SLEMAN. Warga Padukuhan Kembang, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, mendapat pembekalan keterampilan membuat Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan, Sabtu (18/7/2026).
Dosen Pendidikan Biologi UNY, Suhartini, membekali masyarakat memanfaatkan sisa bahan makanan menjadi larutan fermentasi yang dapat digunakan sebagai aktivator kompos, sekaligus mendukung pengurangan timbulan sampah organik sejak dari rumah.
Dalam kegiatan itu, Suhartini mengajak peserta memahami bahwa limbah dapur yang selama ini kerap menimbulkan bau, menarik hama, dan menambah volume sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.
“Selain mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, pemanfaatan MOL juga menjadi solusi sederhana untuk menyuburkan tanaman pekarangan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pembuatan MOL merupakan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan oleh masyarakat dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar.
“Pengelolaan sampah organik akan lebih efektif apabila dimulai dari rumah tangga sehingga sisa makanan tidak berakhir sebagai limbah, melainkan kembali menjadi sumber daya yang bermanfaat,” tegasnya.
Selanjutnya, peserta memperoleh praktik pembuatan MOL mulai dari menyiapkan bahan organik, mencampurkannya dengan bahan pendukung fermentasi, hingga memahami proses penyimpanan dan ciri-ciri fermentasi yang berhasil.
Warga juga dibekali cara mengenali kualitas MOL, di antaranya melalui aroma asam segar menyerupai tape, warna cokelat kekuningan yang jernih, serta munculnya lapisan tipis jamur putih di permukaan sebagai tanda proses fermentasi berlangsung dengan baik.
Selain praktik pembuatan, Suhartini mengajak masyarakat membangun kebiasaan mengolah sampah organik secara berkelanjutan. Menurutnya, penerapan MOL tidak hanya membantu mengurangi volume sampah rumah tangga, tetapi juga menciptakan siklus pemanfaatan kembali bahan organik menjadi nutrisi bagi tanaman sehingga memberi manfaat bagi lingkungan dan keluarga.
“Kami berharap warga semakin terampil mengolah sampah organik secara mandiri dan menerapkan pembuatan MOL dalam kehidupan sehari-hari. Langkah sederhana ini dapat memperkuat upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mengurangi timbulan sampah dari sumbernya,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)