UNY Latih 43 Guru Madrasah Sleman Perkuat Hidup Sehat

  • May 18, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Sebanyak 43 guru RA, MI, dan MTs di Kabupaten Sleman mengikuti Pelatihan Tenaga Keolahragaan Angkatan III bersama Akademisi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY, Ranintya Meikahani, di Prima SR Hotel & Convention, Senin (18/5/2026).

Ranintya menjelaskan bahwa pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas guru madrasah dalam membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan olahraga di lingkungan sekolah. 

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran tenaga pendidik sebagai penggerak kebugaran peserta didik sejak usia dini,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Ranintya menekankan bahwa sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk kebiasaan hidup aktif, sehat, dan berkelanjutan.

“Guru memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan hidup aktif kepada peserta didik. Aktivitas fisik dan olahraga perlu dikenalkan secara menyenangkan, terukur, dan berkelanjutan agar menjadi bagian dari budaya sehat di sekolah,” katanya.

Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi kegiatan tambahan di sekolah, tetapi juga sarana penting untuk menjaga kebugaran, membentuk karakter, serta meningkatkan kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab peserta didik.

Ranintya menjelaskan, pembiasaan aktivitas fisik di sekolah dapat memberi dampak luas bagi masyarakat. Kebiasaan sehat yang dibangun sejak dini diharapkan dapat terbawa ke lingkungan keluarga dan menjadi budaya positif di masyarakat Sleman.

“Ketika anak-anak terbiasa bergerak aktif di sekolah, nilai hidup sehat itu dapat terbawa ke rumah. Dari sekolah, budaya hidup sehat dapat tumbuh dan meluas di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik aktivitas fisik yang aplikatif. Para peserta tidak hanya menerima pemahaman konseptual, tetapi juga mendapat contoh kegiatan olahraga sederhana yang dapat diterapkan di madrasah masing-masing.

Melalui pelatihan ini, guru diharapkan mampu merancang aktivitas fisik yang aman, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat sumber daya keolahragaan.

“Kami berharap pelatihan ini mendukung penguatan layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aktif, sehat, dan berkarakter di Kabupaten Sleman,” ungkap dia. (Athiful/KIM Depok)