UNY Edukasi Kepedulian Anak Usia Dini Melalui Buku Saku

  • Jan 10, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Dosen Departemen Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Fitriana Tjiptasari, memaparkan penguatan edukasi kepedulian lingkungan di hadapan guru dan tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kapanewon Depok, Sleman, Sabtu (10/1/2026).

Ia menekankan pentingnya ketersediaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini dalam mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. 

Fitriana juga menyampaikan bahwa pendekatan edukatif pada anak usia dini perlu dirancang secara sederhana, kontekstual, dan menyenangkan agar nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat tertanam secara berkelanjutan.

“Persoalan sampah tidak dapat dipandang semata sebagai isu teknis lingkungan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari anak. Anak usia dini hidup dan tumbuh di lingkungan rumah serta sekolah yang setiap hari menghasilkan sampah,” ungkap dia.

Menurutnya, edukasi pengelolaan sampah sejak dini diarahkan untuk membentuk kebiasaan baik, rasa peduli, serta tanggung jawab sederhana terhadap lingkungan sekitar. 

“Pembelajaran pada anak usia dini tidak diarahkan agar anak menghafal istilah, tetapi menumbuhkan sikap dan perilaku positif melalui pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendidik perlu menghadirkan aktivitas belajar yang mengintegrasikan bermain, bercerita, bernyanyi, bergerak, dan berkarya agar materi mudah dipahami dan diterapkan oleh anak. 

Fitriana memaparkan bahwa media pembelajaran bagi anak usia dini perlu disusun dengan bahasa yang sederhana dan ramah anak, struktur materi yang jelas dan mudah diikuti, serta didukung ilustrasi atau visual yang edukatif dan menarik.

“Aktivitas pembelajaran juga dianjurkan memanfaatkan bahan-bahan sehari-hari yang dekat dengan kehidupan anak sehingga pembelajaran terasa nyata dan kontekstual,” tambahnya.

Menurutnya, edukasi kepedulian lingkungan sejak usia dini memiliki signifikansi strategis dalam pembentukan karakter anak. 

Pembiasaan sederhana seperti mengenali jenis sampah, menjaga kebersihan, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar berkontribusi langsung pada penguatan karakter disiplin dan kepedulian sosial. 

“Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang berwawasan lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, menurut Fitriana, UNY menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan karakter sejak dini serta mendorong lahirnya generasi yang peduli, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. (Athiful/KIM Depok)