Sasar Peluang Kerja Digital, Pemkab Sleman Gelar Pelatihan Drone Aerial bagi Warga
- Mar 10, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, membuka Pelatihan Drone Aerial Program Jaringan Pengamanan Sosial (JPS) yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Sosial Kabupaten Sleman bekerja sama dengan LPK Pusat Pelatihan Drone Indonesia di Gedung Sasana Anglocita Tama, Kantor Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan dukungan peningkatan keterampilan agar lebih siap menghadapi persaingan di dunia kerja.
Danang menyampaikan bahwa program pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat kompetensi masyarakat melalui penguasaan keterampilan berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa kini.
“Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Sleman untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus membuka peluang kerja maupun usaha baru melalui penguasaan keterampilan teknologi drone,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat dan mendorong munculnya berbagai jenis pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan spesifik. Salah satu teknologi yang berkembang pesat adalah pesawat tanpa awak atau drone yang kini telah dimanfaatkan secara luas di berbagai sektor pembangunan.
Ia menjelaskan, teknologi drone tidak hanya digunakan untuk kebutuhan fotografi dan videografi, tetapi juga telah dimanfaatkan dalam pemetaan wilayah, pertanian presisi, pemantauan lingkungan, konstruksi, pengawasan infrastruktur, hingga mitigasi dan penanganan bencana.
Dalam sektor pertanian, lanjut Danang, penggunaan drone membantu petani dalam proses pemupukan dan penyemprotan pestisida secara lebih efisien, sekaligus memudahkan pemantauan kondisi lahan secara cepat dan akurat. Sementara dalam bidang kebencanaan, teknologi drone berperan penting dalam mendukung proses pencarian serta pemetaan wilayah terdampak bencana.
“Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan teknologi drone merupakan keterampilan yang sangat relevan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan,” tambahnya.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pengenalan mengenai teknologi drone, tetapi juga memperoleh pembelajaran teknis terkait pengoperasian perangkat, pemanfaatan teknologi drone di berbagai sektor, serta potensi pengembangan ekonomi yang dapat dihasilkan dari keterampilan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sleman, kata Danang, memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pengembangan keterampilan kerja masyarakat.
“Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta kemitraan dengan berbagai lembaga pelatihan dan dunia industri,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan drone aerial ini, pemerintah daerah berharap masyarakat Sleman dapat semakin siap menghadapi perubahan kebutuhan pasar kerja yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.
Danang juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan secara maksimal.
“Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada saat kegiatan selesai, tetapi dapat terus dikembangkan untuk membuka peluang usaha maupun kesempatan kerja di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga mendorong para peserta untuk turut membagikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungan masing-masing sehingga manfaat program pelatihan dapat dirasakan secara lebih luas.
“Kami akan terus memperkuat program peningkatan keterampilan masyarakat sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)