Posbindu Teratai Putih Dabag Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan

  • May 24, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Pos Pelayanan Terpadu (Posbindu) Teratai Putih Dabag, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, mengajak warga rutin memeriksa kesehatan melalui layanan pemeriksaan gratis di Gedung Serbaguna Dabag, Minggu (24/5/2026). 

Kegiatan tersebut diikuti 70 peserta sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sejak dini.

Kader Posbindu Teratai Putih, Sri Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana bagi warga untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing secara berkala. 

Menurutnya, pemeriksaan rutin penting dilakukan agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal.

“Pemeriksaan kesehatan seperti ini membantu warga mengetahui kondisi tubuhnya. Harapannya, masyarakat lebih sadar untuk menjaga kesehatan sebelum muncul keluhan yang lebih berat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan sejumlah layanan pemeriksaan, mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat, hingga kolesterol. 

Selain itu, dilakukan pula skrining kesehatan oleh dr. Linda Rosita, pemberian vitamin, serta pemberian makanan tambahan.

Sri menjelaskan, Posbindu menjadi layanan kesehatan berbasis masyarakat yang mudah dijangkau warga. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh hasil pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan, mengendalikan berat badan, berolahraga, dan menerapkan pola hidup sehat.

Menurutnya, kegiatan Posbindu juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat pelayanan kesehatan promotif dan preventif. 

Upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui fasilitas kesehatan, tetapi juga perlu digerakkan dari lingkungan padukuhan dengan dukungan kader dan partisipasi warga.

“Posbindu ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung warga Sleman tetap sehat. Jika pemeriksaan dilakukan secara berkala, potensi risiko bisa diketahui lebih awal dan warga dapat segera berkonsultasi atau menindaklanjutinya,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran 70 peserta menunjukkan bahwa kesadaran warga terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan terus tumbuh. 

Sri berharap kegiatan tersebut dapat berjalan rutin dan semakin banyak warga memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di lingkungan terdekat.

“Dari kegiatan ini, semoga lahir kebiasaan hidup sehat yang mendukung terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sehat, mandiri, dan peduli kesehatan,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)