Perkuat Keluarga Sakinah, KUA Depok Sleman Fasilitasi 25 Catin Ikuti Bimwin
- Apr 08, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, memfasilitasi 25 pasang calon pengantin (catin) mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Aula KUA Depok, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan membekali catin dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam membangun keluarga sakinah sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia.
Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Depok Sleman, Sunhaji, mengatakan bahwa KUA Depok Sleman menyelenggarakan Bimwin sebagai implementasi program prioritas Kementerian Agama dalam pembinaan keluarga.
“Program ini menempatkan KUA sebagai garda terdepan layanan keagamaan di tingkat kapanewon yang berperan dalam meningkatkan kesiapan pernikahan melalui pendekatan edukatif, preventif, dan berbasis nilai-nilai keislaman,” katanya.
Dalam paparannya, Sunhaji menegaskan bahwa keluarga menjadi fondasi utama dalam pembangunan bangsa. “Kekuatan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas keluarga. Oleh karena itu, setiap calon pengantin harus mempersiapkan diri secara matang sebelum memasuki kehidupan berumah tangga,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pasangan calon pengantin perlu memiliki kesiapan komprehensif, meliputi kesadaran membangun keluarga sehat dan berkualitas, kemampuan mengelola konflik secara konstruktif, serta komitmen menghadapi dinamika kehidupan yang terus berkembang. “Upaya ini memerlukan kesungguhan dari kedua belah pihak agar mampu membangun rumah tangga yang kokoh dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, KUA Depok Sleman memberikan materi substantif yang mencakup hak dan kewajiban suami-istri, manajemen konflik keluarga, kesehatan reproduksi, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan berlangsung melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus guna memastikan pemahaman peserta secara menyeluruh.
Sunhaji menyampaikan bahwa Bimwin berfungsi sebagai sarana pembekalan holistik bagi calon pasangan. “Melalui kegiatan ini, calon pengantin memperoleh bekal untuk menjalani kehidupan rumah tangga secara bertanggung jawab dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di berbagai aspek,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pemahaman yang baik tentang dinamika keluarga diharapkan dapat menekan angka perceraian dan meningkatkan ketahanan keluarga. “Pembekalan ini juga membantu pasangan lebih adaptif dalam menghadapi tantangan kehidupan ke depan,” imbuhnya.
Menurut Sunhaji, KUA Depok Sleman berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan Bimwin sebagai bagian dari layanan pembinaan keluarga di lingkungan Kementerian Agama.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkontribusi terhadap penguatan ketahanan sosial serta pembangunan masyarakat secara berkelanjutan,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)