Panewu Depok Perkuat Sinergi Himpaudi untuk Tingkatkan Layanan PAUD

  • Apr 30, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Panewu Depok, Rakhmat Harinawan, didampingi Kepala Jawatan Sosial Fransisus Suhyadi dan Subekti Handayani, menerima audiensi Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (30/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Himpaudi Depok, Arum Ariningsih, melaporkan bahwa terdapat 90 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) nonformal di wilayah Kapanewon Depok yang meliputi Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS), dengan jumlah peserta didik mencapai 2.401 anak. 

“Selain itu, terdapat sekitar 15 layanan daycare yang hingga saat ini belum memiliki izin resmi,” ungkapnya.

Arum juga menyampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Himpaudi Depok dalam waktu dekat serta mengharapkan kehadiran Panewu Depok dalam kegiatan tersebut. 

Ia menegaskan bahwa Himpaudi siap bersinergi dengan pemerintah kapanewon dalam memperjuangkan hak-hak pendidik PAUD sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan usia dini.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah dalam memastikan layanan PAUD yang berkualitas serta memperjuangkan kesejahteraan para pendidik,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Panewu Depok, Rakhmat Harinawan menyampaikan apresiasi atas peran aktif Himpaudi dalam mendukung pengembangan pendidikan usia dini di wilayah Kapanewon Depok. 

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Pemerintah Kapanewon Depok mendukung upaya peningkatan kualitas PAUD, termasuk mendorong legalitas lembaga serta penguatan kapasitas pendidik. Sinergi ini penting agar layanan pendidikan anak usia dini dapat berjalan optimal dan merata,” tegasnya.

Ia berharap, audiensi antara Pemerintah Kapanewon Depok dan Himpaudi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat dan mewujudkan layanan pendidikan usia dini yang berkualitas dan berkelanjutan di wilayah Kapanewon Depok. (Athiful/KIM Depok)