Kader Jumantik Dorong Pencegahan DBD Melalui Pemantauan Jentik Berkala

  • Jul 19, 2026
  • KIM Depok
  • Kesehatan, Lingkungan

SLEMAN. Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) terus mengintensifkan pemantauan jentik nyamuk sebagai bagian dari upaya mendukung Pemerintah Kabupaten Sleman menekan kasus demam berdarah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di RW 27 Padukuhan Dabag, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Minggu (19/7/2026).

Sebanyak 18 kader Jumantik yang dipimpin Sri Wahyuni, melakukan pemeriksaan ke rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada tempat yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. 

“Pemeriksaan meliputi bak mandi, dispenser, talang air, vas bunga, hingga berbagai wadah yang dapat menampung genangan air,” tegasnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran DBD. 

“Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin aktif menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya,” katanya.

Sri Wahyuni mengatakan pemantauan jentik secara berkala merupakan salah satu upaya membangun kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman DBD. Menurutnya, keberhasilan pencegahan tidak hanya bergantung pada kader, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh warga.

“Pemantauan rutin membantu mendeteksi potensi perkembangbiakan nyamuk lebih dini. Jika masyarakat ikut berperan menjaga kebersihan lingkungan, risiko penyebaran DBD dapat ditekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kader Jumantik tidak hanya bertugas memeriksa keberadaan jentik nyamuk, tetapi juga menjadi penggerak edukasi di lingkungan agar masyarakat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. 

“Dengan keterlibatan warga secara berkelanjutan, upaya pencegahan DBD diharapkan semakin efektif sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkas dia. (Athiful/KIM Depok)