Halalbihalal Gapoktan Maguwoharjo Perkuat Kekompakan dan Kolaborasi Petani

  • Apr 12, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maguwoharjo menggelar kegiatan halalbihalal di Rumah Makan Ledhok Pereng, Minggu (12/4/2026), sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antarpetani dalam mendukung ketahanan pangan. 

Kegiatan ini dihadiri anggota Gapoktan, pemerintah kalurahan, penyuluh pertanian lapangan, serta perwakilan legislatif.

Penjabat Lurah Maguwoharjo, Isti Fajaroh, menyampaikan bahwa halalbihalal Gapoktan merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai tradisi pasca-Idulfitri, tetapi juga sebagai forum konsolidasi antarpetani.

“Halalbihalal ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan kerja sama antaranggota Gapoktan dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan,” ujarnya.

Isti menjelaskan, selain sebagai ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai hal terkait sektor pertanian, mulai dari evaluasi program hingga penyusunan rencana kerja. Diskusi teknis budidaya dan penguatan koordinasi antaranggota menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurutnya, kekompakan dan sinergi menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pertanian di tingkat kalurahan. Oleh karena itu, Gapoktan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

“Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, Gapoktan Maguwoharjo diharapkan semakin solid dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Budi Sanyoto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan halalbihalal tersebut sebagai bentuk kekompakan dan kepedulian petani terhadap penguatan sektor pertanian.

“Semangat kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pertanian dan mendukung ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Sleman,” ungkapnya.

Budi berharap keberadaan Gapoktan Maguwoharjo menjadi komunitas strategis bagi petani untuk memperkuat kerja sama, berbagi pengetahuan, dan merumuskan langkah bersama dalam menghadapi dinamika sektor pertanian. (Athiful/KIM Depok)