Embung Tambakboyo, Destinasi Jogging Bernuansa Alam di Sleman

  • Nov 08, 2025
  • KIM Depok

SLEMAN. Aktivitas olahraga lari atau jogging semakin digemari masyarakat Sleman, terutama kalangan mahasiswa. Setiap akhir pekan maupun pagi hari sebelum beraktivitas, mereka kerap memadati sejumlah jalur lari di berbagai titik kota. Salah satu lokasi yang kini menjadi favorit adalah Embung Tambakboyo di Kabupaten Sleman.

Embung Tambakboyo menawarkan suasana jogging yang berbeda. Kawasan yang dikelilingi pepohonan rindang ini memberikan udara sejuk dengan pemandangan waduk yang tenang serta latar Gunung Merapi yang terlihat megah di kejauhan. Jalur lari mengelilingi embung menjadi rute utama para pelari menikmati pagi, sementara area sekitar juga dilengkapi warung kuliner sederhana yang menambah kenyamanan pengunjung.Kegiatan jogging di tempat ini terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp2.000.

Suasana yang alami dan akses yang mudah menjadikan Embung Tambakboyo tak hanya sekadar tempat berolahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial bagi warga dan mahasiswa dari berbagai kampus di Sleman, Yogyakarta.

Secara administratif, Embung Tambakboyo berada di wilayah tiga kalurahan, yaitu Wedomartani, Condongcatur, dan Maguwoharjo, Kabupaten Sleman. Embung ini berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, dibangun pada tahun 2007 dengan sumber utama air berasal dari Sungai Tambakbayan dan Sungai Buntung. Dengan kapasitas tampung 400.000 meter kubik dan luas kolam 7,8 hektare, embung ini berfungsi sebagai kawasan konservasi air dan pengendali banjir di wilayah sekitarnya.

BBWS Serayu Opak melalui Bidang Operasi dan Pemeliharaan secara rutin melakukan perawatan infrastruktur serta penataan vegetasi di sekitar kawasan embung. Upaya ini dilakukan agar fungsi konservasi dan keindahan lingkungan tetap terjaga. Masyarakat pun diimbau untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan demi kelestarian Embung Tambakboyo sebagai ruang publik hijau.

Salah satu pengunjung rutin, Nicholas Dika Setiawan, mahasiswa Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) Yogyakarta, mengungkapkan bahwa jogging di Embung Tambakboyo memberikan pengalaman yang menyegarkan. “Saya cukup sering jogging di sini karena suasananya tenang dan pemandangannya indah. Selain bisa olahraga, rasanya seperti melepas penat dari aktivitas kuliah. Apalagi kalau pagi-pagi, udara masih segar dan tidak terlalu ramai,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Menurutnya, dengan kombinasi antara fungsi konservasi, keindahan alam, dan akses publik yang mudah, Embung Tambakboyo menjadi destinasi olahraga sekaligus rekreasi yang memperkuat gaya hidup sehat masyarakat Sleman dan sekitarnya. (Athiful/KIM Depok)