DPUPKP Sleman Rehabilitasi Jembatan Denokan Maguwoharjo
- Nov 12, 2025
- KIM Depok
SLEMAN. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman melaksanakan pekerjaan rehabilitasi Jembatan Denokan yang berlokasi di Padukuhan Denokan, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kerusakan jembatan akibat hujan deras pada 16 Agustus 2025, dengan total anggaran Rp442,48 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Sleman.
Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Dedie Kusuma menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan sarana transportasi warga tetap berfungsi dengan baik.
Menurutnya, jembatan bukan hanya prasarana fisik, tetapi juga penghubung penting bagi roda perekonomian dan mobilitas masyarakat antarwilayah.
“Jembatan memiliki peran vital bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial. Ketika infrastruktur rusak, dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan fungsi pengawasan agar pelaksanaan pembangunan berjalan transparan dan sesuai spesifikasi teknis. Dedie juga berharap proyek ini dapat selesai sesuai jadwal, sehingga akses masyarakat segera pulih dan aktivitas warga dapat kembali normal tanpa hambatan.
Sementara Panewu Depok, Djoko Muljanto menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Denokan memiliki arti strategis karena menjadi jalur penghubung antarkalurahan dan akses utama menuju berbagai fasilitas publik.
Djoko mengapresiasi langkah DPUPKP yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat dan menilai pembangunan ini sebagai investasi penting dalam memperkuat infrastruktur wilayah Depok.
“Dengan jembatan yang kuat dan aman, mobilitas warga meningkat, ekonomi bergerak, dan kualitas hidup masyarakat ikut naik,” ungkap Djoko.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Denokan nanti, diharapkan akses transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat Maguwoharjo serta sekitarnya semakin lancar, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sleman bagian timur. (Athiful/KIM Depok)