DPRD Sleman Tinjau Proyek Drainase dan Pengaspalan Jalan di Caturtunggal

  • Nov 12, 2025
  • KIM Depok

SLEMAN. Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Budi Sanyoto dan Dedie Kusuma meninjau sejumlah proyek infrastruktur di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, pada Rabu (12/11/2025). Peninjauan meliputi pembangunan saluran drainase di Padukuhan Karangwuni dan Padukuhan Karanggayam, serta proyek pengaspalan jalan yang dibiayai dari berbagai sumber anggaran daerah.

Kegiatan pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman bersama Pemerintah Kalurahan Caturtunggal.

Total anggaran yang digelontorkan lebih dari Rp1 miliar, terdiri atas Rp684,16 juta untuk pembangunan saluran drainase di Padukuhan Karangwuni, Rp291.835.857 untuk drainase sepanjang 140 meter di Padukuhan Karanggayam, serta Rp67,952 juta untuk pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 548 meter persegi bersumber dari APBKalurahan Caturtunggal.

Dalam kunjungan tersebut, Budi Sanyoto menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan drainase, menjadi prioritas DPRD Sleman karena berhubungan langsung dengan keselamatan warga, aktivitas ekonomi, dan kenyamanan lingkungan.

“Drainase dan jalan yang baik bukan hanya soal fisik, tetapi bentuk nyata pelayanan publik. Infrastruktur yang terpelihara akan menciptakan lingkungan aman dan ekonomi yang bergerak lebih lancar,” ujarnya.

Budi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam merencanakan serta melaksanakan program pembangunan agar tepat sasaran.

“Rakyat memiliki wakil untuk menyampaikan aspirasi, dan kami di DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk mendengar, menindaklanjuti, dan memastikan aspirasi itu terealisasi,” jelasnya.

Sementara itu, Dedie Kusuma menyampaikan bahwa pembangunan drainase berfungsi ganda, yakni menjaga lingkungan agar tetap aman serta melindungi infrastruktur dari kerusakan akibat genangan air atau erosi.

“Drainase yang tertata dengan baik mampu mengurangi risiko banjir, melindungi jalan, dan memperpanjang usia bangunan di sekitarnya. Ini adalah investasi lingkungan jangka panjang,” katanya.

Dedie juga menyoroti manfaat proyek pengaspalan jalan bagi masyarakat. Menurutnya, perbaikan akses jalan di wilayah padat aktivitas seperti Caturtunggal akan memberi dampak signifikan terhadap mobilitas warga dan kegiatan ekonomi lokal.

“Pengaspalan jalan memperlancar pergerakan warga, memudahkan akses usaha, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Semua ini bagian dari pelayanan dasar yang harus terus diperhatikan,” ungkapnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengawal aspirasi pembangunan agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Masyarakat di sini memiliki saya sebagai wakilnya. Sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir, mendengar, dan membantu mencari solusi atas kebutuhan infrastruktur warga,” pungkas Dedie. (Athiful/KIM Depok)