Dosen UNY Perkuat Pembinaan Kafilah DIY Jelang OlympicAD VIII Tingkat Nasional 2026

  • Jan 11, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Dosen Departemen Pendidikan Fisika UNY, Tsania Nur Diyana, memperkuat pembinaan Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka persiapan menghadapi Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Tingkat Nasional Tahun 2026 di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY, Sambisari, Condongcatur, Depok, Sleman, pada Sabtu–Ahad (10–11/1/2026).

Tsania menegaskan bahwa OlympicAD merupakan agenda resmi Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. “OlympicAD adalah ajang silaturahim nasional sekaligus sarana peningkatan prestasi serta pengembangan potensi siswa dan guru Muhammadiyah se-Indonesia,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pembinaan difokuskan pada penguatan pemahaman materi, kesiapan mental bertanding, serta pembentukan iklim kompetisi yang sehat, kreatif, dan edukatif. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menggali potensi peserta secara optimal. “Melalui OlympicAD VIII Tahun 2026, diharapkan lahir peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik dan non-akademik, tetapi juga memiliki sportivitas dan etos belajar yang kuat,” katanya.

Tsania menambahkan, pembinaan juga diarahkan pada penanaman nilai-nilai moral dan karakter sebagai bagian integral dari proses pendidikan. “Prestasi tidak boleh dilepaskan dari akhlak. Keunggulan sejati bukan semata diukur dari skor atau medali, melainkan dari pribadi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa Olympiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Tingkat Nasional akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12–14 Februari 2026. Ajang ini akan mempertemukan kafilah Muhammadiyah dari berbagai provinsi di Indonesia dalam suasana kompetisi yang konstruktif dan edukatif.

Tema “Berprestasi dengan Akhlak Mulia, Berkarya untuk Indonesia Emas 2045” dipilih sebagai refleksi cita-cita pendidikan Muhammadiyah yang menyeimbangkan kecemerlangan prestasi dengan pembentukan karakter. “Tema tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan harus melahirkan generasi yang santun, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ungkap dia.

Melalui pembinaan intensif ini, Tsania berharap Kafilah DIY mampu tampil optimal pada OlympicAD VIII Tingkat Nasional 2026 serta membawa nilai-nilai keunggulan akademik, sportivitas, dan akhlak mulia sebagai identitas pelajar Muhammadiyah di Yogyakarta. (Athiful/KIM Depok)