Dinkes Sleman Gelar FGD Pengendalian Penyakit Menular di Kapanewon Depok
- Feb 11, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengendalian Penyakit Menular lintas sektor di Gedung Sasana Anglocita Tama, Rabu (11/2/2026), sebagai upaya memperkuat koordinasi dan strategi pencegahan penyakit menular, khususnya leptospirosis, di wilayah Kapanewon Depok.
Panewu Depok, Djoko Muljanto, menyampaikan bahwa Kapanewon Depok termasuk wilayah yang menghadapi permasalahan leptospirosis. Penyakit ini berpotensi menginfeksi manusia terutama pada saat banjir atau musim hujan.
Djoko menegaskan bahwa penanganan leptospirosis tidak mudah dan membutuhkan sinergi lintas sektor, baik dari unsur pemerintah, masyarakat, maupun kader kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pencegahan dan penanganan leptospirosis dapat dilakukan secara lebih baik dan terkoordinasi,” ujarnya.
Menurutnya, FGD ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat mekanisme koordinasi lintas sektor, serta merumuskan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan penyakit menular yang efektif.
“Pendekatan kolaboratif dinilai penting untuk memastikan upaya edukasi, surveilans, dan respons cepat berjalan optimal di tingkat wilayah, terutama di Kapanewon Depok,” katanya.
Ketua Tim Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Lina Nur Islamiyyah Yunus, menjelaskan bahwa Kapanewon Depok merupakan wilayah perkotaan yang padat sehingga memerlukan pendekatan penanganan penyakit yang berbeda, terutama untuk leptospirosis.
Ia mengungkapkan bahwa pada awal 2026 telah terjadi kasus kematian di wilayah Kapanewon Depok yang berkaitan dengan penyakit tersebut.
“Kami berharap para peserta dapat mengedukasi warga secara tepat agar kejadian leptospirosis dapat ditekan, bahkan dihilangkan,” kata Lina.
Secara khusus, Lina juga menekankan peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Depok dalam menyampaikan informasi yang positif, bijak, dan akurat kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi edukasi publik.
Menurutnya, informasi yang tepat akan mendorong perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kewaspadaan warga terhadap risiko penyakit.
Melalui FGD ini, Lina menegaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan tindak lanjut program pengendalian penyakit menular secara berkelanjutan demi melindungi kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kapanewon Depok. (Athiful/KIM Depok).