Apry Aditya Saputra Harumkan Sleman Melalui Inovasi Pendidikan Inklusif dan Prestasi Nasional
- Mar 01, 2026
- KIM Depok
SLEMAN. Dari lereng Merapi di Glagahombo, Girikerto, Turi, Kabupaten Sleman, lahir sosok muda yang menapaki pendidikan dengan ketekunan, integritas, dan visi pengabdian. Apry Aditya Saputra tumbuh dari keluarga petani sederhana, namun berhasil mencatatkan prestasi akademik dan kontribusi sosial yang membanggakan bagi Kabupaten Sleman.
Masa kecil Apry diwarnai kesederhanaan desa. Ia menyebutnya sebagai “kenangan magrib”, ketika bermain bersama teman-teman hingga dipanggil ibunya menjelang azan. “Nilai kebersamaan dan ketulusan itu yang membentuk saya,” ujarnya, Minggu (1/3/2026)
Dari orang tuanya, ia memegang teguh prinsip hidup menjauhi rokok, minuman keras, dan kekerasan terhadap perempuan, serta membiasakan tiga kata penting dalam keseharian, yaitu maaf, tolong, dan terima kasih.
Lulusan SMK Negeri 2 Depok, Sleman, ini melanjutkan studi di Universitas Negeri Yogyakarta melalui jalur talent scouting. Meski sempat gagal memperoleh beasiswa KIP-K karena kendala administratif, ia tidak menyerah. “Ibu saya hanya berkata, ‘Gusti mesti njembarke dalanmu sesok.’ Itu yang membuat saya bangkit,” kenangnya.
Selama kuliah, Apry menjalani peran ganda sebagai mahasiswa sekaligus pekerja. Ia menjadi barista, asisten dosen, terlibat proyek akademik dosen S2 dan S3, hingga bekerja paruh waktu di rektorat. Disiplin dan manajemen waktu yang kuat membuahkan hasil dengan capaian IPK 3,99, nyaris sempurna.
Prestasinya tidak berhenti pada angka akademik. Apry aktif dalam pengembangan media pembelajaran inklusif untuk anak-anak disabilitas. Inovasi tersebut kini digunakan di tujuh SLB di Sleman dan telah menjangkau lebih dari 150 anak . Ia juga terlibat dalam berbagai riset dosen dan proyek pengembangan pendidikan berbasis teknologi yang aplikatif bagi sekolah-sekolah.
Di bidang nonakademik, Apry menorehkan prestasi nasional sebagai Juara II Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa 2023 bersama timny . Sebelumnya, sejak masa sekolah ia aktif dalam Karya Ilmiah Remaja dan pernah menjuarai lomba karya ilmiah serta film dokumenter sejarah tingkat pelajar. Konsistensi tersebut menunjukkan rekam jejak prestasi yang berjenjang sejak usia muda.
Ia juga tercatat sebagai penerima Beasiswa Rumah Kepemimpinan selama kuliah, sebuah program pembinaan kepemimpinan nasional yang kompetitif. Pengalaman ini memperkuat kapasitas kepemimpinan dan jejaring nasionalnya.
Capaian terbarunya adalah lolos sebagai penerima Beasiswa LPDP Batch 1 Tahun 2025 dan akan melanjutkan studi magister di Universitas Gadjah Mada. Fokus studinya tetap pada teknologi pendidikan inklusif dengan visi kembali mengabdi di Sleman sebagai dosen serta pelatih guru-guru SLB.
“Pendidikan bukan sekadar mobilitas sosial. Ini tanggung jawab untuk kembali dan memberi cahaya,” tegasnya.
Apry meyakini bahwa anak desa memiliki potensi besar ketika diberi akses dan kesempatan. “Jangan pernah malu bermimpi besar hanya karena berasal dari desa. Keterbatasan bisa dilampaui, dan pendidikan adalah jalannya,” pesannya.
Melalui deretan prestasi akademik, inovasi pendidikan inklusif, capaian nasional MTQ, hingga keberhasilan meraih beasiswa LPDP, Apry Aditya Saputra memperkuat citra Kabupaten Sleman sebagai kabupaten pendidikan yang melahirkan generasi muda berdaya saing tinggi, berintegritas, dan berkomitmen pada kemanusiaan. (Athiful/KIM Depok)