Satpol PP Sleman Perkuat Pembinaan Keamanan Lingkungan di Tamanmartani

  • May 23, 2026
  • KIM Depok

SLEMAN. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Pembinaan Keamanan Lingkungan di Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Jumat (22/5/2026). 

Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat peran masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di lingkungan masing-masing.

Danramil 08/Kalasan, Mayor Inf Nurhadi Suswanto, menyampaikan bahwa pembinaan keamanan lingkungan menjadi bagian penting dari pemberdayaan masyarakat. 

Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan aktif warga.

“Pembinaan keamanan lingkungan oleh Satpol PP merupakan program pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan ketenteraman melalui sistem keamanan swakarsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem keamanan swakarsa dapat dilakukan melalui pengaktifan kembali Pos Ronda, kegiatan siskamling, serta penguatan peran warga dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. 

“Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, pembinaan tersebut juga dapat disinergikan dengan lembaga lokal seperti Jaga Warga,” katanya.

Menurutnya, pencegahan dini menjadi langkah penting agar potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar di tengah masyarakat. 

“Dengan keterlibatan warga, berbagai persoalan lingkungan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani secara bersama,” paparnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat atau Satlinmas. Satlinmas bersama warga diharapkan mampu berperan aktif dalam membantu penanganan persoalan lingkungan secara swadaya, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Satlinmas dan warga perlu terus diperkuat kapasitasnya agar mampu membantu menjaga ketertiban lingkungan. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan wilayah yang aman dan tertib,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhadi juga menekankan pentingnya sinergi antarwarga. Kepedulian sosial, komunikasi yang baik antar-tetangga, serta kegiatan ronda bersama dinilai dapat mempersempit ruang terjadinya aksi kriminalitas maupun gangguan ketertiban di masyarakat.

Ia menambahkan, keamanan lingkungan akan lebih mudah terwujud apabila warga saling mengenal, peduli, dan memiliki kesadaran bersama untuk menjaga wilayahnya. 

“Karena itu kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan sosial di tingkat padukuhan maupun kalurahan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Tamanmartani diharapkan semakin siap membangun sistem keamanan berbasis warga. Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, tenteram, dan kondusif.

“Harapannya, Pos Ronda dan siskamling dapat kembali aktif, kepedulian warga semakin kuat, dan setiap potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini melalui kerja sama seluruh unsur masyarakat,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)